Senin, 08 April 2013

Keajaiban Otak Manusia | Peristiwa Deja vu


TAHUKAH ANDA .. ???

Pernahkah Anda mengalami perasaan seolah-olah pernah melakukan kegiatan dan sebiah kondisi yang sama persis sebelumnya?? Melihat dan mendengar hal yang sama sebelumnya??

Hal seperti ini terkadang sangat membingungkan karena pada saat itu biasanya kita tidak mampu mengingat kapan dan di mana pernah melakukan kegiatan tersebut. Kita seolah-olah ada dalam mimpi, tetapi terasa benar-benar terjadi. Right ???
Eittsss… pasti pada bingung kan kenapa penulis bisa tau??!! Bukan karena penulis ini seorang dukun lohhh ,, tapi karena penulis juga baru tau tentang fenomena klasik ini and right here right now I will share it … check this out .. !! 
Fenomena seperti yang penulis jelaskan diatas tuh disebut peristiwa Déjà vu, yaitu pengalaman tertentu akan sesuatu yang sedang berlangsung di mana Anda sudah mengalaminya atau melihat situasi baru itu sebelumnya. Anda merasa seolah-olah peristiwa telah terjadi atau sedang mengulanginya. Pengalaman itu biasanya disertai oleh perasaan yang kuat seperti sudah mengenal dan suatu perasaan berupa kengerian, asing, atau aneh.
Pengalaman “yang sebelumnya” ini biasayan berhubungan dengan mimpi, tetapi kadang-kadang ada suatu perasaan pasti bahwa itu sudah terjadi di masa lalu. Hampir semua orang pernah mengalami déjà vu. Lebih aneh lagi, kita sering tak mampu untuk dapat benas-benar mengingat kapan dan bagaimana pengalaman sebelumnya secara rinci. Hal yang kita tahu hanyalah adanya sensasi misterius yang membuat kita tidak merasa asing dengan peristiwa baru itu.
Keanehan fenomena déjà vu ini melahirkan beberapa teori metafisis yang mencoba menjelaskan sebab musababnya. Salah satunya adalah teori yang mengatakan bahwa déjà vu berasal dari kejadian seupa yang dialami jiwa kita dalam salah satu kehidupan reinkarnasi di masa lampau.
Ditinjau dari sudut pandang psikologi, para psikolog memiliki penjelasan sendiri atas peristiwa ini. Pada awalnya, beberapa ilmuwan beranggapan bahwa déjà vu terjadi ketika sensasi optik yang diterima oleh sebelah mata sampai ke otak (dan dipersepsikan) lebih dulu daripada sensasi yang sama yang diterima oleh sebelah mata yang lain sehingga menimbulakn perasaan familiar pada sesuatu yang sebenarnya baru pertama kali dilihat. Teori yang dikenal dengan nama optical pathway delay ini patah ketika ditemukan fakta bahwa orang buta pun bisa mengalami déjà vu melalui indera penciuman, pendengaran dan perabaannya.
Selain itu, sebelumnya Chris Moulin dari University of Leeds, Inggris, telah menemukan penderita déjà vu kronis, orang-orang yang sering dapat menjelaskan secara rinci peristiwa-peristiwa yang tidak pernah terjadi. Mereka merasa tidak perlu menonton TV karena merasa telah menonton acara TV tersebut sebelumnya (padahal belum) dan mereka bahkan merasa tidak perlu pergi ke dokter dan dapat menceritakan hal-hal rinci selama kunjungannya! Alih-alih kesalahan persepsi atau delusi, para peneliti mulai melihat sebab musabab déjà vu ke dalam otak dan ingatan kita.
Déjà vu terjadi dalam berbagai bentuk, ada yang hanya bisa mengingat samar-samar, ada yang hanya mengingat lokasi kejadian, dan ada pula yang mengingat hal-hal yang sangat mendetail. Secara garis besar, déjà vu terdiri dari lima jenis:
·       Déjà vu
Jenis ini paling banyak terjadi, di mana kita merasakan suatu kondisi yang sama sebelumnya dan yakin pernah terjadi di masa yang lampau dan berulang kali. Pada saat itu, kita diikuti perasaan takut, rasa familiar yang kuat, dan merasa aneh
·       Deja vecu
Perasaan yang terjadi pada deja vecu lebih kuat dari pada déjà vu. Seseorang akan merasa pernah berada dalam suatu kondisi sebelumnya dengan ingatan yang lebih detail seperti ingat akan suara ataupun bau.
·       Deja senti
Adalah fenomena “pernah merasakan” sesuatu. Suatu ketika kamu pernah merasakan sesuatu dan berkata “oh iya, saya ingat!” atau “oh iya, saya tahu!”. Namun, satu dua menit kemudian sadar bahwa sebenarnya kamu tidak pernah berbicara apa pun.
·       Jamais vu
Jamais vu (tidak pernah mengalami/melihat) adalah kebalikan dari déjà vu. Tipe semacam ini justru tiba-tiba kehilangan memorinya dalam mengingat segala hal yang pernah terjadi dalam diri. Hal ini bisa terjadi karena kelelahan otak.
·       Deja visite
Tipe ini lebih menitikberatkan pada ingatan seseorang akan sebuah tempat yang belum pernah ia datangi sebelumnya, tetapi merasa pernah merasa berada pada lokasi yang sama dan umumnya berkaitan dengan tempat atau geografi.

Title: Keajaiban Otak Manusia | Peristiwa Deja vu ; Written by Unknown; Rating: 5 dari 5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar